Jika "QOSHWA" se ekor unta putih,mati tidak makan dan minum selama tiga hari sedih di tinggal sang "KEKASIH" bagaimanakah kita..?!
by ust. usamah
Senin, 24 Mei 2010
Ikhlas
Kita di hadapan Alloh baik di dunia maupun akherat adalah "ABD"(hamba/budak) Nya. apakah ada/pantes seorang budak meminta balasan pada Tuannya dg apa yg dia lakukan..?!?! - imam ali al khowwash -
by. Ust Usamah
by. Ust Usamah
kalam tasyawuf
"Ma'siat yg melahirkan rasa penyesalan dan rendah hati lebih baek dari kebaikak yg menjadikan rasa sombong dan tinggi hati"
by. Ust Usamah
by. Ust Usamah
PINTU-PINTU SURGA
Kali ini kita akan menyampaikan beberapa macam amalan ibadah yang bisa membawa kita menuju ke pintu surgaNya.
Semoga kita bisa meningkatkan ibadah kita tanpa pilih kasih mana yang berat dan mana yang ringan, mana yg lebih dulu kita lakukan dan mana yang tidak. Karena kita tidak tahu ibadah kita yang mana yang akan diterima oleh Alloh kelak.... subhanalloh.
Dalam sabdanya Nabi menerangkan bahwa pintu surga itu ada 8
Setiap orang yang ahli beramal baik akan memasuki di antara pintu-pintu tersebut, tergantung dari amal apa yang dikerjakan.
Diantaranya adalah Bagi orang yang ahli berpuasa, akan masuk surga lewat pintu khusus yang bernama baburroyan, yang tidak satu orangpun bisa memasukinya selain mereka. Kemudian mereka dipanggil, mana orang2 yang ahli berpuasa, maka mereka langsung masuk ke pintu itu. Setelah mereka masuk semua, seketika pintu itu langsung ditutup.
Kemudian ada juga pintu yang namanya babuddhuha (dhuha). Pintu ini dikhususkan bagi orang-orang yang ahli mengerjakan sholat dhuha.
Ketika mereka dipanggil, dimanakah orang-orang yang selalu mengerjakan sholat dhuha? Ini pintumu, masuklah kalian berkat rahmat ALLOH melalui pintu ini.
Merekapun berbondong-bondong memasukinya.
Ada lagi babussholat (sholat), yaitu pintu surga yang dikhususkan bagi orang-orang yang selalu mengerjakan sholat.
Begitu juga dengan pintu jihad, pintu shodaqoh dll.
Pintu-pintu itu akan dibuka untuk orang-orang yang mengistiqomahkan amalan-amalan yang baik ketika di dunia.
Tapi ada sabda nabi yang agak menarik, yaitu barang siapa yang wudlu dan menyempurnakan wudlunya, kemudian dia membaca doa wudlu ”asyhadu ALLAH ilaaha illallah wahdahu laa syariykalah lahulmulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli syain qodiir..... dst. maka pintu-pintu surga akan dibuka untuknya dari mana saja dia masuk.
Begitu juga hadits yang menyatakan orang perempuan yang mengerjakan sholat lima waktu, puasa romadlon, menjaga kemaluannya, taat pada suami, maka dikatakan padanya, masuklah ke dalam surga melalui pintu yang mana saja.
masya Alloh.... tinggal kita mau milih yang mana?
semoga kita dapat mengerjakan salah satu amalan di atas dengan benar istiqomah.... Amiin ya Robb
ya Alloh, sesungguhnya aku memohon kepadaMu surga dan aku berlindung kepadaMu dari siksa api neraka
dikirim oleh Ust Saiful Rijal Zein
Semoga kita bisa meningkatkan ibadah kita tanpa pilih kasih mana yang berat dan mana yang ringan, mana yg lebih dulu kita lakukan dan mana yang tidak. Karena kita tidak tahu ibadah kita yang mana yang akan diterima oleh Alloh kelak.... subhanalloh.
Dalam sabdanya Nabi menerangkan bahwa pintu surga itu ada 8
Setiap orang yang ahli beramal baik akan memasuki di antara pintu-pintu tersebut, tergantung dari amal apa yang dikerjakan.
Diantaranya adalah Bagi orang yang ahli berpuasa, akan masuk surga lewat pintu khusus yang bernama baburroyan, yang tidak satu orangpun bisa memasukinya selain mereka. Kemudian mereka dipanggil, mana orang2 yang ahli berpuasa, maka mereka langsung masuk ke pintu itu. Setelah mereka masuk semua, seketika pintu itu langsung ditutup.
Kemudian ada juga pintu yang namanya babuddhuha (dhuha). Pintu ini dikhususkan bagi orang-orang yang ahli mengerjakan sholat dhuha.
Ketika mereka dipanggil, dimanakah orang-orang yang selalu mengerjakan sholat dhuha? Ini pintumu, masuklah kalian berkat rahmat ALLOH melalui pintu ini.
Merekapun berbondong-bondong memasukinya.
Ada lagi babussholat (sholat), yaitu pintu surga yang dikhususkan bagi orang-orang yang selalu mengerjakan sholat.
Begitu juga dengan pintu jihad, pintu shodaqoh dll.
Pintu-pintu itu akan dibuka untuk orang-orang yang mengistiqomahkan amalan-amalan yang baik ketika di dunia.
Tapi ada sabda nabi yang agak menarik, yaitu barang siapa yang wudlu dan menyempurnakan wudlunya, kemudian dia membaca doa wudlu ”asyhadu ALLAH ilaaha illallah wahdahu laa syariykalah lahulmulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli syain qodiir..... dst. maka pintu-pintu surga akan dibuka untuknya dari mana saja dia masuk.
Begitu juga hadits yang menyatakan orang perempuan yang mengerjakan sholat lima waktu, puasa romadlon, menjaga kemaluannya, taat pada suami, maka dikatakan padanya, masuklah ke dalam surga melalui pintu yang mana saja.
masya Alloh.... tinggal kita mau milih yang mana?
semoga kita dapat mengerjakan salah satu amalan di atas dengan benar istiqomah.... Amiin ya Robb
ya Alloh, sesungguhnya aku memohon kepadaMu surga dan aku berlindung kepadaMu dari siksa api neraka
dikirim oleh Ust Saiful Rijal Zein
Keutamaan sholat isya' dan sholat subuh
“Barangsiapa yang shalat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah shalat malam selama separuh malam (qiyamullail separuh malam). Dan barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya (qiyamullail semalam).” (HR. Muslim no. 656)
“Shalat yang dirasakan paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Al-Bukhari no. 141 dan Muslim no. 651)
Di jaman Rosululloh, untuk mengetahui siapa yang munafik/tidak adalah dengan melihat sholat berjamaahnya. Bagaimana tidak mereka bilang tunduk dan patuh pada Rosululloh, tapi tidak bisa sholat bersama Rosul...
sholat isya' dan subuh berjamaah bisa djadikan tes keimanan mereka.
Sehingga, jk ada yg tidak sholar berjamaah, sangsinya rmhnya akan dbakar....
Sahabat adalah manusia yang tidak pernah dsibukkan oleh jual beli kecuali dengan dzikrulloh, mengingat Alloh. Sesibuk apapun, jika mendengar adzan, maka akan ditinggal semuanya.
dan apabila malam tiba, mereka sedikit tidur, banyak qiyamullail, dan baca Al Quran
Inilah cara Rosululloh agar tidak meninggalkn jamaah Isya' dan subuh.
Selanjutnya hadits ini berlaku untuk umum, tidak hanya untuk sahabat saja, maka perlu dperhatikan.
sekalipun kita tidak bersama Rosul, jika ingin beruntung, maka harus tetap mengimaninya, seperti dalam hadits :
“Apakah ada orang yang beriman kepadamu sedangkan mereka tidak pernah melihatmu dan membenarkan ajaranmu sedangkan mereka tidak pernah melihatmu?”
Baginda SAW menjawab, “Mereka itu adalah Ikhwanku dan mereka bersama-samaku. Beruntunglah mereka yang melihatku dan beriman kepadaku dan beruntung juga mereka yang beriman kepadaku sedangkan mereka tidak pernah melihatku.” (samp diulang 3 kali). (H.R. Muslim)
Pengertian Umum hadits d atas:
Sholat isya' dengan jamaah dan sholat subuh dengan jamaah adalah fadhilah tersendiri, bukan berarti kalau sudah sholat isya' jamaah tidak perlu sholat qiyamullail.
secara praktek : kalau sdh sholat isya' berjamaah, sebelum tidur berdoa minta untuk dbangunkan qiyamullail, mis dg pasang alarm
Spy sambung dengan Alloh, kita harus ngumpulkan dzikir dan ilmu, jd akan seimbang, lihat k bawah dan lihat k atas.
Bisa jadi tukang batu yang mengerjakan sunnah2 Rosul lebih utama dari santri yang salah memahami hadits: “menuntut ilmu lebih afdhol daripada nawafil”
Sehingga santri tidak mengerjakan nawafil padahal punya banyak kesempatan.
Gangguan-gangguan d dunia bisa dnetralisir dengan sholat shubuh berjamaah. Spt yg sdh dsebut dlm hadits
“Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim).... na'udzubillah...
Ketika Alloh sdh menjamin, kenapa kita tidak meresponnya? Padahal kita tahu akibatnya
Janganlah menganggap remeh hak Alloh
Sepertinya ucapan itu remeh, tidak berbobot tetapi tnyata tdk menyenangkan Alloh, itu bs membuat kita msk neraka
Sebaliknya, kalimat2 yg sptnya remeh tnyata menyenangkan Alloh shg menyebabkan kita masuk surga.
Alloh menghargai syukur seseorang, meski sekecil apapun....
Semoga bermanfaat, dan bisa selalu menjaga sunnah2 Rosul... amiin
“Shalat yang dirasakan paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Al-Bukhari no. 141 dan Muslim no. 651)
Di jaman Rosululloh, untuk mengetahui siapa yang munafik/tidak adalah dengan melihat sholat berjamaahnya. Bagaimana tidak mereka bilang tunduk dan patuh pada Rosululloh, tapi tidak bisa sholat bersama Rosul...
sholat isya' dan subuh berjamaah bisa djadikan tes keimanan mereka.
Sehingga, jk ada yg tidak sholar berjamaah, sangsinya rmhnya akan dbakar....
Sahabat adalah manusia yang tidak pernah dsibukkan oleh jual beli kecuali dengan dzikrulloh, mengingat Alloh. Sesibuk apapun, jika mendengar adzan, maka akan ditinggal semuanya.
dan apabila malam tiba, mereka sedikit tidur, banyak qiyamullail, dan baca Al Quran
Inilah cara Rosululloh agar tidak meninggalkn jamaah Isya' dan subuh.
Selanjutnya hadits ini berlaku untuk umum, tidak hanya untuk sahabat saja, maka perlu dperhatikan.
sekalipun kita tidak bersama Rosul, jika ingin beruntung, maka harus tetap mengimaninya, seperti dalam hadits :
“Apakah ada orang yang beriman kepadamu sedangkan mereka tidak pernah melihatmu dan membenarkan ajaranmu sedangkan mereka tidak pernah melihatmu?”
Baginda SAW menjawab, “Mereka itu adalah Ikhwanku dan mereka bersama-samaku. Beruntunglah mereka yang melihatku dan beriman kepadaku dan beruntung juga mereka yang beriman kepadaku sedangkan mereka tidak pernah melihatku.” (samp diulang 3 kali). (H.R. Muslim)
Pengertian Umum hadits d atas:
Sholat isya' dengan jamaah dan sholat subuh dengan jamaah adalah fadhilah tersendiri, bukan berarti kalau sudah sholat isya' jamaah tidak perlu sholat qiyamullail.
secara praktek : kalau sdh sholat isya' berjamaah, sebelum tidur berdoa minta untuk dbangunkan qiyamullail, mis dg pasang alarm
Spy sambung dengan Alloh, kita harus ngumpulkan dzikir dan ilmu, jd akan seimbang, lihat k bawah dan lihat k atas.
Bisa jadi tukang batu yang mengerjakan sunnah2 Rosul lebih utama dari santri yang salah memahami hadits: “menuntut ilmu lebih afdhol daripada nawafil”
Sehingga santri tidak mengerjakan nawafil padahal punya banyak kesempatan.
Gangguan-gangguan d dunia bisa dnetralisir dengan sholat shubuh berjamaah. Spt yg sdh dsebut dlm hadits
“Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim).... na'udzubillah...
Ketika Alloh sdh menjamin, kenapa kita tidak meresponnya? Padahal kita tahu akibatnya
Janganlah menganggap remeh hak Alloh
Sepertinya ucapan itu remeh, tidak berbobot tetapi tnyata tdk menyenangkan Alloh, itu bs membuat kita msk neraka
Sebaliknya, kalimat2 yg sptnya remeh tnyata menyenangkan Alloh shg menyebabkan kita masuk surga.
Alloh menghargai syukur seseorang, meski sekecil apapun....
Semoga bermanfaat, dan bisa selalu menjaga sunnah2 Rosul... amiin
Jangan anggap remeh dosa kecil
Ulama' ahli syair mengatakan
laa tahqironna minaddzunuubi aqollahaa
innal qoliila ma'addawaami katsiiru
janganlah engkau pernah meremehkan dosa sekecil apapun itu, sesungguhnya dosa yang kecil jika dikerjakan terus menerus, maka akan menjadi besar atau banyak.
Oleh karena itu nabi bersabda
laa shogiirota ma'al ishroor, walaa kabiirota ma'al istigfaar
tidak ada dosa kecil jika dikerjakan terus menerus, sebaliknya, tidak ada dosa besar jika tiap hari selalu meminta ampun kepada ALLAH
Sementara sebab ulah manusia yang tidak mau bertaubat atas dosa-dosanya, tapi malah menjadi-jadi atau asyik dengan berbuat dosa, bangga atas maksiat kepada ALLAH, maka ALLAH akan menurunkan yang namanya musibah atau siksaan kepada mereka, sesuai dengan perkataan ulama ahli syair
bidzunubina daamat baliyyatuna # wallaahu yaksyifuhaa idza tubna
sebab dosa-dosa kita, ujian demi ujian diturunkan oleh ALLAH, tapi ALLAH akan menghilangkan ujian-ujian itu jika kita mau bertaubat padaNya.
Mudah-mudahan kita dijadikan hamba-hamba yang ahli bertaubat padaNya...... amiin... amiin... Yaa Robbal 'alamiin....
Ditulis oleh Ust. Saiful Rizal Zein
laa tahqironna minaddzunuubi aqollahaa
innal qoliila ma'addawaami katsiiru
janganlah engkau pernah meremehkan dosa sekecil apapun itu, sesungguhnya dosa yang kecil jika dikerjakan terus menerus, maka akan menjadi besar atau banyak.
Oleh karena itu nabi bersabda
laa shogiirota ma'al ishroor, walaa kabiirota ma'al istigfaar
tidak ada dosa kecil jika dikerjakan terus menerus, sebaliknya, tidak ada dosa besar jika tiap hari selalu meminta ampun kepada ALLAH
Sementara sebab ulah manusia yang tidak mau bertaubat atas dosa-dosanya, tapi malah menjadi-jadi atau asyik dengan berbuat dosa, bangga atas maksiat kepada ALLAH, maka ALLAH akan menurunkan yang namanya musibah atau siksaan kepada mereka, sesuai dengan perkataan ulama ahli syair
bidzunubina daamat baliyyatuna # wallaahu yaksyifuhaa idza tubna
sebab dosa-dosa kita, ujian demi ujian diturunkan oleh ALLAH, tapi ALLAH akan menghilangkan ujian-ujian itu jika kita mau bertaubat padaNya.
Mudah-mudahan kita dijadikan hamba-hamba yang ahli bertaubat padaNya...... amiin... amiin... Yaa Robbal 'alamiin....
Ditulis oleh Ust. Saiful Rizal Zein
Jika hawa nafsu telah mengalahkan kita
Imam Atho'illah Assakandari berkata
Tidak dikhawatirkan (ditakutkan) atas kamu, jika kamu kebingungan jalan (untuk mendekatkan diri kepada ALLAH), sesungguhnya yang paling ditakutkan (dihawatirkan) kepadamu adalah jika hawa nafsu itu mengalahkanmu"
Yang sangat dikhawatirkan pada diri manusia adalah jika hawa nafsunya telah mengalahkannya, sehingga setiap gerak dan langkahnya dikendalikan oleh hawa nafsu. Apabila sudah demikian, maka akan timbul sifat sifat tercela yang dapat menghalangi dirinya untuk mendekatkan diri kepada ALLAH. Hal ini cepat atau lambat pasti akan menjerumuskan orang tersebut ke dalam jurang kebinasaan… na’udzubillah…
Salah satu contoh dari seorang anak manusia yang hidupnya selalu memperturutkan hawa nafsu adalah Fir'aun, yang hidup pada masa Nabi Musa. Ketika itu Fir'aun beserta pengikut-pengikutnya telah begitu sewenang wenang membuat kerusakan di muka bumi dengan menindas mereka-mereka yang tidak mau tunduk kepadanya serta menyembelih anak laki-laki yang lahir di antara mereka.
Adapun balasan kepada Fir'aun beserta para pengikutnya adalah sebagaimana yang tersebut dalam Al Quran surat Al Qoshos ayat 42 yang artinya:
Dan kami ikutkanlah laknat kepada mereka di dunia ini, dan pada hari qiyamat mereka termasuk orang orang yang dijauhkan (dari Rahmat ALLAH)
Dengan demikian telah jelas bagi kita, bahwa balasan bagi seseorang yang memperturutkan hawa nafsu itu tidak hanya di dunia saja, tetapi yang lebih berat lagi adalah di akhirat nanti, yakni di jauhkan dari Rahmat ALLAH.
yang berarti dimasukkan kedalam neraka.
Ya Alloh, aku berlindung kepadaMu dari hal yang demikian itu………
Ditulis oleh Ust. Saiful Rijal Zein
Tidak dikhawatirkan (ditakutkan) atas kamu, jika kamu kebingungan jalan (untuk mendekatkan diri kepada ALLAH), sesungguhnya yang paling ditakutkan (dihawatirkan) kepadamu adalah jika hawa nafsu itu mengalahkanmu"
Yang sangat dikhawatirkan pada diri manusia adalah jika hawa nafsunya telah mengalahkannya, sehingga setiap gerak dan langkahnya dikendalikan oleh hawa nafsu. Apabila sudah demikian, maka akan timbul sifat sifat tercela yang dapat menghalangi dirinya untuk mendekatkan diri kepada ALLAH. Hal ini cepat atau lambat pasti akan menjerumuskan orang tersebut ke dalam jurang kebinasaan… na’udzubillah…
Salah satu contoh dari seorang anak manusia yang hidupnya selalu memperturutkan hawa nafsu adalah Fir'aun, yang hidup pada masa Nabi Musa. Ketika itu Fir'aun beserta pengikut-pengikutnya telah begitu sewenang wenang membuat kerusakan di muka bumi dengan menindas mereka-mereka yang tidak mau tunduk kepadanya serta menyembelih anak laki-laki yang lahir di antara mereka.
Adapun balasan kepada Fir'aun beserta para pengikutnya adalah sebagaimana yang tersebut dalam Al Quran surat Al Qoshos ayat 42 yang artinya:
Dan kami ikutkanlah laknat kepada mereka di dunia ini, dan pada hari qiyamat mereka termasuk orang orang yang dijauhkan (dari Rahmat ALLAH)
Dengan demikian telah jelas bagi kita, bahwa balasan bagi seseorang yang memperturutkan hawa nafsu itu tidak hanya di dunia saja, tetapi yang lebih berat lagi adalah di akhirat nanti, yakni di jauhkan dari Rahmat ALLAH.
yang berarti dimasukkan kedalam neraka.
Ya Alloh, aku berlindung kepadaMu dari hal yang demikian itu………
Ditulis oleh Ust. Saiful Rijal Zein
Langganan:
Postingan (Atom)
